CASE STUDY

Lead Conversion
Analysis

Turning Lead Data into Actionable Marketing Insights

DATA ANALYSIS EDA PYTHON STATISTICAL ANALYSIS TABLEAU

Sebuah proyek analisis data end-to-end yang menelusuri 4.612 data calon peserta (leads) dari sebuah platform EdTech, untuk memahami pola apa saja yang berkaitan dengan keberhasilan konversi mereka menjadi peserta program. Analisis mencakup karakteristik demografis, kanal akuisisi, tingkat engagement di website, kelengkapan profil, dan validasi statistik menggunakan Python — dengan temuan disajikan lewat dashboard Tableau interaktif.

4,612 Leads
15 Variables
status Target (0/1)
TENTANG DATA

Tentang Dataset

Dataset ini berisi 4.612 baris data lead dari platform EdTech bernama ExtraaLearn, dengan 15 kolom (variabel). Angka 15 ini bukan hasil seleksi — itu adalah seluruh kolom yang tersedia di data mentah: 14 kolom informasi tentang lead (fitur), ditambah 1 kolom status sebagai target yang ingin diprediksi/dianalisis (apakah lead berhasil dikonversi atau tidak).

KolomTipePenjelasan
IDTeksID unik tiap lead
ageAngkaUsia lead
current_occupationKategoriPekerjaan saat ini: Professional, Unemployed, atau Student
first_interactionKategoriKanal pertama kali lead berinteraksi dengan platform: Website atau Mobile App
profile_completedKategoriSeberapa lengkap data profil lead diisi: High, Medium, atau Low
website_visitsAngkaJumlah kunjungan ke website
time_spent_on_websiteAngkaTotal waktu (detik) yang dihabiskan di website
page_views_per_visitAngkaRata-rata jumlah halaman yang dilihat tiap kunjungan
last_activityKategoriAktivitas terakhir lead: Website Activity, Email Activity, atau Phone Activity
print_media_type1Yes/NoApakah lead terpapar iklan media cetak tipe 1
print_media_type2Yes/NoApakah lead terpapar iklan media cetak tipe 2
digital_mediaYes/NoApakah lead terpapar iklan di media digital
educational_channelsYes/NoApakah lead datang lewat kanal edukasi (forum, webinar, dsb.)
referralYes/NoApakah lead datang dari referral/rekomendasi orang lain
status0 / 1Target — 1 jika lead berhasil dikonversi menjadi peserta, 0 jika tidak

Dataset ini bersih — tidak ada missing values maupun data duplikat, jadi analisis bisa langsung dilakukan tanpa proses cleaning tambahan.

WHY THIS MATTERS

Business Problem

Bagaimana pengaruh sumber akuisisi (marketing channel), profil demografis, dan perilaku engagement (interaksi website, webinar) terhadap keberhasilan konversi leads menjadi peserta program?

Analisis ini bertujuan memahami karakteristik dan perilaku lead yang berkaitan dengan conversion, sehingga dapat membantu strategi marketing dan lead prioritization secara lebih terarah.

METHODOLOGY

Analysis Approach

Business Understanding
Data Understanding
Exploratory Data Analysis
Statistical Validation
Business Insights
Tableau Dashboard
Python Pandas Matplotlib Seaborn SciPy Tableau
AT A GLANCE

Key Findings

45.59% Website Conversion Rate
1,068sec Avg. Website Time — Converted Leads
41% High Profile Completion Conversion Rate
35.51% Professional Segment Conversion Rate
DEEP DIVE

Exploratory Data Analysis

Q1 — Profil Demografis (Occupation)

Lead dengan status pekerjaan Professional (sudah bekerja) memiliki conversion rate tertinggi sebesar 35.51%, diikuti Unemployed (belum/tidak bekerja) sebesar 26.58%, sedangkan Student (pelajar/mahasiswa) memiliki conversion rate terendah sebesar 11.71%.

Professional
35.51%
Unemployed
26.58%
Student
11.71%

Occupation menunjukkan adanya perbedaan conversion rate antar kelompok, dengan Professional menjadi segmen yang paling responsif terhadap program.

Q2 — Kanal Akuisisi (First Interaction)

First interaction adalah kanal pertama kali seorang lead berinteraksi dengan platform, sebelum akhirnya (mungkin) menjadi peserta.

Website
45.59%
Mobile App
10.53%

Lead yang pertama kali berinteraksi melalui Website memiliki conversion rate jauh lebih tinggi dibandingkan Mobile App.

Dataset ini juga mencatat paparan lead terhadap kanal marketing lain (media cetak, media digital, kanal edukasi, dan referral), namun breakdown conversion rate per kanal tersebut belum tersedia dalam analisis ini.

Q3 — Engagement di Website

MetricNot ConvertedConverted
Website Visits3.583.54
Time Spent on Website577.421,068.40
Page Views / Visit3.033.03

Converted leads memiliki rata-rata waktu yang dihabiskan di website jauh lebih tinggi, yaitu 1,068.40 detik dibandingkan 577.42 detik pada non-converted leads. Sementara jumlah kunjungan website dan page views per visit relatif sama antara kedua kelompok.

Q4 — Kelengkapan Profil & Aktivitas Terakhir

Profile Completion (kelengkapan data profil)
High
≈41%
Medium
≈19%
Low
≈7%
Last Activity (aktivitas terakhir lead)
Website
≈38%
Email
≈30%
Phone
≈21%

Lead dengan profil yang lebih lengkap (High) menunjukkan conversion rate yang lebih tinggi dibandingkan yang profilnya kurang lengkap. Website Activity juga menjadi kategori aktivitas terakhir dengan conversion rate tertinggi.

HYPOTHESIS TESTING

Statistical Validation

Bagian ini menguji apakah perbedaan yang terlihat di data (misalnya rata-rata waktu di website) itu nyata secara statistik, atau cuma kebetulan semata.

Metode: Mann–Whitney U Test — sebuah uji statistik non-parametrik untuk membandingkan distribusi dua kelompok independen (dalam hal ini: kelompok Converted vs Not Converted).

Kenapa uji ini yang dipakai? Karena variabel numerik seperti time_spent_on_website tidak berdistribusi normal (bentuk sebarannya tidak simetris/lonceng). Uji seperti t-test mensyaratkan data berdistribusi normal, sehingga tidak cocok dipakai di sini. Mann–Whitney U Test dipilih karena tidak mensyaratkan hal tersebut, sehingga lebih tepat untuk kondisi data ini.

VariabelP-valueHasil (α = 0.05)
Age< 0.001Significant
Time Spent on Website< 0.001Significant
Website Visits0.97050Not Significant
Page Views per Visit0.91425Not Significant

Cara baca: P-value adalah nilai peluang. Jika nilainya di bawah 0.05, hasilnya dianggap Significant — artinya perbedaan yang terlihat kemungkinan besar bukan kebetulan, ada pola nyata di baliknya. Jika di atas 0.05, hasilnya Not Significant — perbedaan yang terlihat bisa jadi cuma noise/kebetulan, belum cukup bukti untuk dianggap sebagai pola nyata.

Hasil pengujian menunjukkan bahwa Age dan Time Spent on Website memiliki perbedaan yang signifikan antara lead yang converted dan not converted, sedangkan Website Visits dan Page Views per Visit tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan.

Penting: hasil signifikan menunjukkan adanya perbedaan distribusi, bukan membuktikan hubungan sebab-akibat. Artinya, kita tahu ada pola yang nyata secara statistik, tapi ini belum tentu berarti "menghabiskan waktu lebih lama di website" yang secara langsung *menyebabkan* seseorang menjadi peserta.

SO WHAT

Business Insights

01

Prioritize high-performing acquisition channels

Website menjadi first interaction dengan conversion rate tertinggi dibandingkan Mobile App.

02

Focus on engagement quality rather than visit frequency

Jumlah kunjungan website relatif sama, tetapi converted leads menghabiskan waktu jauh lebih lama di website.

03

Encourage profile completion

Lead dengan profile completion tinggi memiliki conversion rate yang jauh lebih baik.

04

Segment leads based on occupation

Professional memiliki conversion rate tertinggi sehingga dapat menjadi salah satu segmen prioritas.

EXPLORE THE DATA

Interactive Dashboard

Explore the full interactive Tableau dashboard — filter by occupation, channel, and engagement metrics.

Open Interactive Dashboard →
UNDER THE HOOD

Source Code

Python notebooks containing data understanding, exploratory data analysis, and statistical validation.

View on GitHub →